PROFIL DIPLOMA 4 (SARJANA TERAPAN) SANITASI LINGKUNGAN

PROFIL LULUSAN

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan melaksanakan kegiatan pendidikan yang menghasilkan lulusan Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan mempunyai peran sebagai :

  1. Manajer kesehatan lingkungan 
  2. Promotor kesehatan lingkungan
  3. Inspektor penyidikan kesehatan lingkungan
  4. Asisten peneliti kesehatan lingkungan

CP


KLIK DI SINI UNTUK MELIHAT:

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI)

Keputusan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia menyatakan bahwa Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.  Diploma IV (Sarjana Terapan) berada pada level 6 dalam penjenjangan KKNI.


CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM DIPLOMA 4 (SARJANA TERAPAN) SANITASI LINGKUNGAN

A. SIKAP
  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
B. KETERAMPILAN UMUM
  1. Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
  3. Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni, menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  4. Mampu menyusun hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya;
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
C. KETERAMPILAN KHUSUS
  1. Mampu mengaplikasikan prosedur dan ilmu kesling dan memanfaatkan IPTEKS kesehatan lingkungan dalam menyelesaikan masalah kesehatan Lingkungan dan mengambil keputusan yang tepat dalam melakukan supervisi dan evaluasi bidang kesling pada organisasi/institusi yang menjadi tanggung jawabnya
  2. Mampu mengembangkan dan menerapkan komunikasi dengan baik, pada tatanan masyarakat dan pemangku kepentingan agar terjadi perubahan perilaku bidang kesehatan lingkungan
  3. Mampu melakukan proses Penyelidikan bidang kesehatan lingkungan dengan cara mengumpulkan barang bukti, menyusun laporan penyelidikan untuk kebutuhan penyidikan.
  4. Mampu mengelola data riset untuk keperluan otentikasi, originalitas,  melakukan analisis hasil penelitian secara benar sesuai tujuan dan mempublikasi hasil penelitian/karya ilmiah/model bidang Kesehatan lingkungan yang dapat diakses oleh masyarakat akademik dalam  bidang kesehatan lingkungan.
D. PENGETAHUAN
  1. Menguasai konsep prosedural, teori, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kesehatan lingkungan dan memanfaatkan serta mengaplikasikan IPTEKS dalam prosedur dan ilmu kesehatan lingkungan untuk menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan.
  2. Menguasai konsep prosedural , teori dalam komunikasi bidang kesehatan lingkungan di masyarakat.
  3. Menguasai konsep, prosedural dan teori dalam penyidikan lingkungan
  4. Menguasai filosofi, konsep, procedural, teori dan etika  penelitian di bidang kesehatan lingkungan khususnya.